MIN 4 Banda Aceh Gelar Bimtek KMA 1503 dan Pendalaman Kurikulum Berbasis Cinta

BANDA ACEH – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kota Banda Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai KMA Nomor 1503 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK pada Senin, 3 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MIN 4 Banda Aceh ini juga membahas pendalaman materi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah MIN 4 Banda Aceh, Dr. Dahrina M, S.Ag., MA., dan diikuti oleh seluruh dewan guru dengan penuh antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam mengimplementasikan kurikulum terbaru sesuai dengan regulasi Kementerian Agama.

“Bimtek ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh guru memahami dan mampu menerapkan KMA 1503 dengan baik. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di MIN 4 Banda Aceh,” ujar Dr. Dahrina M dalam sambutannya.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Pengawas MIN 4 Banda Aceh, Dr. Juanda, SE., MM., yang memaparkan secara komprehensif mengenai substansi KMA 1503. Beliau menjelaskan bahwa peraturan ini menjadi pedoman strategis dalam implementasi kurikulum di madrasah, yang menekankan pada pembelajaran berkualitas, berpusat pada peserta didik, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi.

“KMA 1503 memberikan kerangka kerja yang jelas bagi madrasah untuk mengembangkan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan zaman, namun tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman,” jelas Dr. Juanda.

Selain pemaparan KMA 1503, sesi bimtek juga mengupas tuntas konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menekankan pada pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan keterampilan memecahkan masalah. Para guru diajak untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya transfer pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan analisis dan kreativitas siswa.

Materi berikutnya yang menjadi sorotan adalah Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap keberagaman dalam proses pendidikan. KBC bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang humanis, inklusif, dan menyenangkan bagi siswa.

“Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan kita bahwa pendidikan bukan hanya soal angka dan prestasi akademik, tetapi juga tentang membangun karakter yang penuh kasih sayang dan empati,” tambah Dr. Juanda.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan interaktif. Para guru aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman dalam menerapkan kurikulum di kelas masing-masing. Suasana belajar yang kondusif mencerminkan semangat para pendidik untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi siswa.

Di akhir sesi, seluruh peserta mendapatkan modul dan panduan teknis yang dapat digunakan sebagai referensi dalam mengimplementasikan kurikulum di kelas. Dr. Dahrina M berharap bimtek ini dapat menjadi modal kuat bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berdampak.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, MIN 4 Banda Aceh semakin siap dalam menerapkan kurikulum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan penuh kasih sayang.

Bagikan :

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman